Wednesday, 11 March 2015

Dipaksa Lepaskan Jaket di Bandara Prancis, Seorang Muslimah akan Ajukan Gugatan

ASIYE Bilgin yang tinggal di Eropa selama 31 tahun, mengancam akan mengajukan gugatan setelah dia dipaksa melepas jaketnya di sebuah pos pemeriksaan keamanan di bandara Prancis, lapor Worldbulletin.

Di bandara Strasbourg, Asiye Bilgin menyatakan bahwa petugas keamanan memintanya untuk melepas jaketnya meskipun dia telah memberitahu mereka bahwa dia mengenakan kemeja tanpa lengan dibalik jaketnya.

“Saya telah tinggal di Eropa selama 31 tahun. Meskipun saya menghadapi banyak jenis diskriminasi saya belum pernah dipermalukan seperti ini.”
Setelah penolakan pertama untuk melepas jaketnya, seorang petugas keamanan laki-laki kemudian memintanya untuk melepasnya dengan paksa. Bilgin kemudian menyatakan bahwa sebagai seorang perempuan Muslim, dia tidak bisa melepas jaketnya di depan umum dan meminta adanya kabin khusus.
“Apa yang Anda lakukan adalah melawan kebebasan beragama dan hak asasi manusia,” katanya kepada petugas keamanan.
Namun petugas keamanan meneriakinya dengan mengatakan: “Ini adalah Strasbourg dan tidak ada kabin khusus di sini, Anda harus melepas jaket Anda.”
Setelah upaya lain gagal di meminta tempat yang cocok untuk melepas jaketnya, Bilgin akhirnya melepas jaketnya kemudian pergi melalui petugas keamanan.
Dia juga mengatakan dirinya akan mengajukan gugatan agar kabin khusus dibangun di bandara Strasbourg.
Bilgin juga mengatakan bahwa insiden itu terjadi di depan beberapa anggota parlemen namun tidak satupun dari mereka ikut campur tangan membelanya.

“Semua perempuan Muslim, terutama yang memakai jilbab, bisa menghadapi perlakuan tidak manusiawi seperti ini meskipun adanya nilai-nilai universal,” katanya.
Load disqus comments

0 comments